Revisi Pedoman Pemberian Sertifikat Kompetensi Bagi Dokter Gigi


Untuk memberi kemudahan bagi dokter gigi yang akan membuat Sertifikat Kompetensi, Kolegium Dokter Gigi Indonesia (KDGI) telah melakukan revisi terhadap Pedoman Pemberian Sertifikat Kompetensi Bagi Dokter Gigi. Revisi ini telah mendapat persetujuan Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) melalui SK Nomor SKEP/271/PBDGI/II/2018.
Beberapa kemudahan dalam pedoman baru ini antara lain pengurusan bisa dilakukan semi online oleh dokter gigi, selain itu syarat perolehan SKP dipermudah.
Dalam pedoman baru komposisi perolehan SKP tetap yaitu minimal 12 SKP untuk kegiatan teori, minimal 9 SKP untuk kegiatan praktek, serta maksimal 9 SKP untuk kegiatan penunjang, dengan total minimal 30 SKP. Akan tetapi varian sumber SKP menjadi lebih banyak, untuk kegiatan teori diperkenankan yang berasal dari kegiatan jarak jauh. Untuk kegiatan praktek yang dulu hanya hands-on atau bakti sosial dengan tindakan sekarang diperluas meliputi peserta Nusantara Sehat, dokter DTPT, internship, operasi militer, log tindakan DTPT, serta praktek dengan SIP.
Selain melalui jalut pengumpulan SKP dalam pedoman revisi ini juga dimungkinkan pembaharuan Sertifikat Kompetensi melalui jalur Uji Kompetensi. Nahkah lengkap pedoman Pemberian Sertifikat Kompetensi bagi Dokter Gigi dapat dilihat di
http://www.kdgi.or.id/uploads/link/file_url/7/Pedoman_Pengajuan_Serkom_Revisi_2018.pdf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>