SAMBUTAN KETUA UMUM PB PDGI PADA HUT PDGI KE 60
Sambutan yang disampaikan oleh Ketua Umum PB PDGI pada peringatan dan sarasehan dalam rangka HUT PDGI ke 60 yang diselenggarakan di Jakarta pada 3 Februari 2010.
Sambutan Ketua Umum PB PDGI
Dalam rangka Syukuran 60 tahun PDGI
Assalamu alaikum Wr. Wb
Selamat Pagi Dan Salam Sejahtera
Yang saya hormati dekan,
Yang sangat saya banggakan Anggota Kehormatan :
PDGI, Prof. dr. D. Ma'arifin Husin, MSc
Prof. drg. E. H. Sundoro, SpKG(K)
Prof. Dr. drg. S.W.A. Prayitno, SKM, MScD, SpPer, Ph.D
Yang saya hormati Pengurus Ikatan keahlian, Kolegium Keahlian
Yang saya cintai Pengurus PDGI Wilayah Dan Cabang
Yang saya sayangi teman-teman PB Dan Sekretariat
Yang saya hormati jajaran Manajement PT. Unilever Indonesia Tbk, Terima kasih atas kehadiran Bapak Dan Ibu pada acara syukuran 60 tahun hari jadi PDGI.
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Alloh SWT atas rahmat Dan karunia-Nya pada kita semua Dan PDGI yang telah memasuki usia 60 tahun. Apa maknanya 60 tahun sudah bagi PDGI ? Bagaimana PDGI kedepan ? Akhir-akhir ini terasa adanya pergeseran nilai baik secara umum dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kehidupan keprofesian Kedokteran Gigi. Tantangan - tantangan sosiologis - ekonomis Dan budaya global terasa semakin kuat. Dirasakan pula terjadi pergeseran kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan termasuk kedokteran gigi di Indonesia, ditambah dengan makin bertambahnya layanan tukang gigi. Oleh karenanya, tugas utama PDGI ke depan adalah mengembalikan & meningkatkan kehormatan profesi baik secara internal (anggota) maupun eksternal (public & pemerintah)
Hari ini kita telah berkumpul, secara sederhana, untuk memaknai PDGI. Hadir seluruh unsure organisasi : Ikatan Keahlian, Kolegium, Pengurus Wilayah, Pengurus cabang, Unsur BPH - PB, Badan-badan MKEKG, MKKGI, BPA, Badan Pertimbangan. Kita bersama mensyukuri adanya PDGI sebagai satu-satunya wadah resmi Dokter Gigi di Indonesia. Dengan penuh rasa syukur Dan penghargaan kepada para pendiri Dan pendahulu, para senior Dan Pembina PDGI yang hingga saat ini masih konsisten bersama kita, mari kita duduk bersama sejenak memikirkan kehidupan profesi kita, rembug bersama dalam diskusi "Sersan" - Serius tetapi santai dalam Sarasehan setelah santap siang.
Tema yang kami angkat adalah menjunjung Tinggi Profesionalisme dalam globalisasi. Ada 2 kata kunci, yaitu Profesionalisme & Globalisasi, bagaimana kita menyikapinya. Terima kasih atas kesediaan dari Prof. Dr. Ma'arifin Husin, MSc, anggota kehormatan Dan pengamat serta motivator kehidupan Profesi Kesehatan, terima kasih Prof. Edi sebagai wakil dari Pimpinan PDGI masa lalu Dan Pembina sampai saat ini, Dan terima kasih kepada drg. Eddi Prijono, MS., MH.Kes yang mewakili perspektif organisasi dari daerah, yang berkenan sebagai pembicara pada sarasehan. Harapan kami hadirin dapat berpartisipasi aktif memberikan inspirasi, pencerahan Dan masukan-masukan untuk PDGI masa mendatang.
Hadirin yang saya hormati,
Dokter gigi merupakan pekerjaan yang mulia, yang didasari pada pemahaman, kemampuan ilmiah serta keterampilan, perilaku yang etis, mempunyai rasa kesejawatan Dan sifat altruisme (mendahulukan kepentingan pasien). Sekarang ditambah dengan kredibel Dan akuntabel. Saat ini dirasakan adanya kekuarangan tingkat kepercayaan public. Untuk itu profesi perlu meningkatkan image, mengubah perilaku menjadi lebih professional, transparan Dan etis dalam perspektif kepuasan pasien.
Secara lebih luas, PDGI juga sebagai organisasi mengalami pasang surut peran dimata anggotanya. Dulu PDGI semata-mata merupakan mengurusi administrasi keanggotaan, iuran, dan mengeluarkan Surat Rekomendasi. Tuntutan saat ini, peran PDGI bergeser kearah tanggung jawab moral dan hukum. Tanggung jawab kepada Negara bahwa dokter gigi yang praktek di Indonesia benar-benar sesuai standard an benar layak menjalankan tugas melayani masyarakat, dengan dikeluarkannya sertifikat kompetensi Dokter Gigi/ Dokter Gigi Spesialis.
Ke depan, CPD merupakan denyut nadi pembangunan keprofesian. Tantangannya dalah pelaksanaan CPD yang Benar (sesuai kaidah dasar ilmiah yang benar) dan yang Baik sesuai tuntutan kebutuhan dan kemampuan dokter gigi peserta serta masyarakat sebagai penerima jasa CPD hendaknya tidak menjadi trend business yang mengejar keuntungan financial, tetapi juga harus disertai perspektif etika. Jadi tidak semata berorientasi profit tetapi yang terpenting adalah cara dan dampaknya.
Hadirin yang saya hormati,
Disinilah letak peranan Ikatan keahlian dan Kolegium, yang bertanggung jawab mengawal perkembangan keilmuan dan sikap perilaku SDM, serta tata laksana implementasi keilmuan tersebut pada masyarakat. Oleh karena itu saat ini amatmendesak prioritas PDGI sebagai berikut :
- 1. Penyempurnaan Standar -standar profesi termasuk Standar Kompetensi, Standar Pndidikan khususnya untuk Dokter gigi Spesialis (Amanah UUPK 29 tahun 2004), Standar Pelayanan Kedokteran Gigi, Standar Ketenagaan, Standar Perilaku dan Standar Peralatan.
- 2. Pengamalan substansi keilmuan dalam CPD sedemikian rupa sehingga dapat mengisi kesenjangan-kesenjangan pelayanan Kedokteran Gigi dan kebutuhan para dokter gigi akan peningkatan ilmu dan keterampilan agar dapat melaksanakan tugas dengan baik. Keinginan untuk menjadi lebih pandai adalah sangat alamiah, oleh karena itu perlu diakomodasi secara layak dan adil. Oleh karena itu perlu diisi oleh kesempatan CPD yang panduan serta substnsi materinya dating dari Ikatan Keahlian dan Kolegium, yang pada pelaksanaan berkolaborasi dengan institusi pendidikan dan cabang-cabang PDGI. Perlu difikirkan bersama penataan daerah abu-abu antara Kompetensi dokter gigi - dokter gigi spesialis, sedemikian rupa secara bijaksana dengan semangat pemenuhan kebutuhan rakyat sampai dengan pelosok daerah terttinggal dan terpencil.
- 3. Prioritaske-3 : Perspektif Etika dan Hukum
Pembinaan etika makin dirasakan sangat penting di tengah derasnya arus perubahan gaya hidup dan system ..... dalam kehidupan sehari-hari. Budaya etis semakin perlu ditegakkan, tidak cukup melalui kuliah tetapi sangat penting ditubuhkan dan ditumbuh kembangkan sepanjang siklus pendidikan, terutama pada model peran baik dalam pendidikan berbasis klinik, RS, berbasis komunitas maupun berbasis penelitian. Termasuk di dalamnya kemauan dan kemampuan senantiasa meningkatkan diri, emngikuti perkembangan Iptekdok, mampu memenuhi Standar Profesi, paham dan sadar hokum antara lain : Paham akan hak-hak dan kewajiban kita sebagai dokter gigi, paham hak dan kewajiban pasien, paham tentang mekanisme perlindungan dan pembekalan sebagai anggota PDGI. Ini semua agar kita aman, nyaman, dan sejahtera dalam menjalankan tugas keprofesian kita.
- 4. Prioritas ke - 4 : Perspektif pembelajaran organisasi
Diharapkan melalui proses pembelajaran organisasi dapat terpelihara organisasi PDGI yang professional, bersih dan tumbuh.
PDGI tak ada artinya tanpa cabang dan anggota-anggotanya yag aktif, Majunya PDGI sangat bergantung pada 186 cabang dan 14Pengwilnya. Masa depan PDGI berada pada pundak generasi muda.
Sudah saatnya kita tingkatkan disiplin organisasi. Kita taati tata laksana organisasi seperti AD/ ART yang disepakati pada Kongres. Yang penting kita bersama -sama pandai dalam mengelola dan menjalankan tugas-tugas Organisasi Profesi mulai dari Pusat - Wilayah - Cabang, sama pandainya. Prinsip dasar adalah :
- 1. Norma (AD/ART),
- 2. Transparant (Komunikasi - Informasi Cepat), dan
- 3. Akuntabilitas(Audit)
Mekanisme dasarnya : Kepatuhan (Konsisten dan Konsekuensi).
Apakah kita dapat melaksanakannya? Semua berpulang kepada kita yang memilih untuk mengabdi pada PDGI.
- 5. Prioritas ke - 5 : Globalisasi
Globlisasibukan pilihan tetapi realitas. Arah dan gerak globalisasi ditentukan bukan oleh profesionalisme idealism, tetapi oleh pemilik modal, dengan dukungan teknologi canggih (mahal) yang bekerjanya mencari peluang-peluang investasi yang paling menguntungkan. Kehidupan profesi yang rapuhakan rentan terhadap tarikan financial profit/ benefit, yang sering pada akhirnya merugikan masyarakat pasien, dan berdampak pada pelanggaran sumpah Hipocrates : "Do no Harm". Ini merupakan energi negative bagi profesi. Belum lagi masuknya dana dan tenaga Luar Negeri, yang menuntut daya saing local menghadapi ini semua.
Mari kita rapatkan barisan untuk bersama-sama menguatkan perspektif ketahanan anggota kita dokter gigi/ dokter gigi spesialis dari perspektif kompetensi yang memenuhi standar agar menjadi tuan rumah di Indonesia. Mari kita jadikan PDGI solid, kokoh bersatu, mari kita sisihkn energi yang cukup untuk mengurusi organisasi dan anggotanya.
PDGI setelah 60 tahun, bagaimana, kemana? Kita dating dari berbagai idealism & kepentingan, cara berfikir yang beragam. Taka pa! Kita perlu menyatu (Bonding), menghubungkan satu sama lain (Linking) dan meyelaraskan perbedaan (Briding). Semoga PDGI masa depan dapat menjadi ujung tombak Profesi Kedokteran gigi di Indonesia, Organisasi yang Profesional, bersih & tumbuh kembang menjadi corng kesehatan gigi yang handal dan brwibawa dimata bangsa Indonesia.
Akhir kata, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus PDGI di seluruh Indonesia, baik di periode yang lalu maupun sekarang atas jerih payah dan dedikasinya bagi kemajuan PDGI. Penghargaan yang setinggi-tingginya kami berikan bagi sesepuh yang masih bersama kita.
Akhir kata,kami sampaikan ucapan terima kasih kepada PT. Unilever Indonesia Tbk yang telah mendukung terselenggaranya acara hari ini.
Sekian,
Wassalam
Jakarta, 3 Februari 2010
PENGURUS BESAR PDGI
Zaura Rini Anggraeni, drg, MDS
Ketua Umum





Jumat, 19 Maret 2010, 22:37
Greetings from the Malaysian Dental Association(MDA). We would like to enquire about mutual promotion of our events. Could we put up a banner/ad/link on your website regarding the upcoming 67th MDA FDI International Scientific Convention & Trade Exhibition,10-13 June 2010, Kuala Lumpur. Hope to hear from you soon! Thank you!
Rabu, 17 Maret 2010, 07:05
Salam dari Jayapura - Papua.... Atas nama Pengurus dan Anggota PDGI Cabang Jayapura - Papua...kami mengucapkan SELAMAT ULANG TAHUN PDGI YANG KE 60. Kami di daerah nun jauh di ufuk Timur NKRI, terasa akan perubahan2 sejak kepemimpinan Ibu Zaura, Pak Seno, Mbak Wiwik, Abang Ugan dan PB PDGI lainnya. Semoga seluruh PB PDGI diberikan hikmah dan kebijaksanaan olehNya dalam menjalankan PDGI yg kita cintai ini. Terimakasih Salam dari Papua Eddy HS NB: Maaf terlambat ucapan ini, krn informasi HUT kami tidak tahu. TK.